15 Jenis Material Bangunan Paling Umum Digunakan

Jenis Material Bangunan

Hal yang penting untuk diketahui sebelum merancang konstruksi dan membangun sebuah bangunan adalah mengetahui jenis-jenis material bangunan.

Jenis material yang digunakan dalam sebuah bangunan ada yang alami ada juga yang berasal dari pabrik.

Jenis Material Bangunan
Jenis Material Bangunan

Bahan alami untuk bangunan misalnya batu, kayu, pasir dan tanah. Untuk bahan bangunan yang berasal dari pabrik misalnya semen, cat, kaca dan pipa.

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah jenis material bangunan yang biasa digunakan dalam membangun sebuah bangunan.

1. Batu Bata

batu bata
Batu Bata

Tentu semua sudah tahu bahwa batu bata merupakan salah satu bahan pokok dalam sebuah konstruksi bangunan. Batu bata adalah bahan bangunan yang digunakan untuk penyusun dinding.

Batu bata sendiri terbuat dari tanah liat yang dibakar hingga berwarna kemerah-merahan. Ada juga batu bata yang terbuat dari tanah biasa namun kualitas lebih rendah dari pada tanah liat.

Saat ini ada beberapa jenis batu bata seperti batu bata merah, batako, batu bata hebel, batu bata bolong, dan batu bata purpose-made.

Sebagian bangunan sekarang ini ada yang beralih menggunakan gysum dan bambu untuk bahan penyusun dinding. Hal ini disebabkan harganya yang murah.

Meski begitu, batu bata tetap menjadi bahan penyusun dinding yang paling umum digunakan. Alasannya adalah batu bata bisa menjadi bahan penyusun dinding yang sangat kokoh.

2. Batu Alam

batu alam untuk pondasi
Batu Alam

Material selanjutnya yang umum digunakan dalam sebuah konstruksi adalah batu dari alam.

Batu adalah bahan bangunan alami yang sudah sejak lama digunakan dalam membangun sebuah bangunan. Fungsi batu dalam sebuah bangunan biasa digunakan untuk pondasi, mengecor atau untuk penyusun dinding.

Pondasi yang menggunakan batu alam tentu akan lebih kokoh daripada menggunakan batu bata. Jadi batu alam memiliki peranan yang yang sangat penting dalam sebuah konstruksi.

Batu alam memiliki jenis yang berbeda dan fungsi yang berbeda-beda dalam penggunaannya. Misal batu kali untuk cor , batu gunung untuk pondasi atau batu marmer untuk lantai.

3. Pasir

pasir
Pasir

Saat ini pasir menjadi bahan material penting dalam sebuah bangunan. Pasir berfungsi sebagai campuran semen yang selanjutnya digunakan untuk menyusun dinding, mengecor dan lain sebagainya.

Keberadaan pasir di alam sangat melimpah, namun karena penambangan yang dilakukan secara tidak benar membuat kerusakan di alam. Tentu hal ini sangat merugikan bagi kita semua.

Padahal jika dilakukan penambangan yang benar kemudian melakukan restorasi alam kerusakan di alam dapat dihindari.

Ada beberapa jenis pasir di Indonesia seperti pasir merapi, pasir putih, pasir kuning dan pasir hitam.

Pasir yang bagus adalah pasir yang memiliki bentuk butiran yang tajam. Pasir yang bagus akan lebih kuat untuk campuran semen sebagai perekat dinding atau pondasi.

Selagi memilih pasir cobalah untuk mengepalnya, jika pasir menggumpal maka pasir tersebut kurang bagus. Selain itu hindari juga memilih pasir yang memiliki kandungan lumpur lebih dari 50%.

4. Semen

semen
Semen Gresik

Saat ini semen merupakan bahan bangunan yang paling penting. Tanpa semen bahan bangunan lain seperti batu alam dan batu bata tidak bisa menyatu.

Semen adalah material bangunan yang diproduksi oleh pabrik. Saat ini terdapat berbagai merk semen seperti semen gresik, semen padang, holcim dan lain sebagainya.

Bahan utama dalam pembuatan semen adalah batu kapur. Untuk diketahui semen sendiri terdiri dari 4 unsur pokok yaitu : batu kapur, tanah liat, batu silika dan pasir besi.

5. Besi

besi beton
Besi Beton

Untuk besi adalah bahan material bangunan yang diproduksi oleh pabrik dengan bahan dasarnya pasir besi. Fungsi besi dalam sebuah banguanan adalah sebagai rangka konstruksi bangunan.

Ukuran besi beragam mulai dari ukuran 10 mm sampai dengan 12 m. Untuk bentuk permukaan besi ada yang polos, ulur dan bentuk kanal. Tanpa besi beton ini bangunan tidak akan kokoh, apalagi untuk bangunan yang tinggi.

6. Kayu

Kayu balok
Kayu Olahan

Material kayu adalah jenis material yang berasal dari pohon tua yang sudah diolah. Untuk kayu ini termasuk jenis material bangunan yang umum digunakan dalam sebuah konstruksi.

Dahulu kayu gelondongan langsung digunakan untuk sebuah bangunan. Sekarang semenjak ditemukan mesin pemotong kayu menjadikan mudah dalam memotong dan membentuk dimensi kayu. Sehingga kayu yang digunakan sekarang adalah kayu olahan.

Selain untuk konstruksi kayu juga digunakan untuk membuat lemari, meja, kursi dan furniture lainnya.

7. Genteng

genteng
Genteng

Untuk genteng sendiri terbuat dari tanah liat pilihan yang dibakar hingga berwarna kemerah-merahan. Fungsi genteng digunakan untuk atap sebagai pelindung bangunan dan penghuninya dari panas matahari dan hujan.

Meterial berupa genteng merupakan jenis material yang umum digunakan dalam konstruksi terutama rumah. Umumnya genteng memiliki daya tahan kuat dan tidak lapuk hingga belasan atau puluhan tahun.

8. Paku

paku
paku

Material paku sendiri terbuat dari besi yang diproduksi oleh pabrik. Fungsi paku adalah untuk menyambung kayu dan triplek. Tanpa paku kayu atau triplek tidak akan berfungsi dengan baik.

9. Triplek / Kayu Lapis

triplek
Triplek Atau Kayu Lapis

Kayu lapis yang biasa disebut triplek adalah papan pabrikan terdiri daru beberapa lapis kayu yang direkatkan bersama-sama. Tebal triplek berbeda-beda tergantung jenisnya.

Triplek adalah jenis material bangunan yang umum digunakan karena harganya yang murah, fleksibel dan dapat dibuat dalam macam bentuk.

Biasanya triplek digunakan untuk plafon sebuah rumah atau rangka sebuah furniture.

Penggunaan triplek sangat penting saat proses pengecoran tiang beton atau lantai. Oleh karena itu sebuah bangunan tidak bisa lepas dengan yang namanya triplek.

10. Keramik

keramik
Keramik

Untuk keramik sendiri digunakan untuk melapisi permukaan lantai atau dinding. Ada banyak variasi jenis keramik yang beredar di Indonesia. Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan.

Model dan variasi warna keramik juga sangat beragam. Tentu hal ini akan memudahkan kita dalam mempercantik bangunan dengan keramik.

11. Cat

Cat tembok dan kayu
Cat

Setelah bangunan selesai atau finishing cat memiliki peranan penting untuk mempercantik bangunan. Cat digunakan untuk mempercantik tampilan interior dan eksterior.

Cat tersedia dalam beberapa pilihan warna dan ada juga yang pesan warna tertentu. Merk cat juga beragam Anda bisa memilihnya mulai dari yang paling murah sampai yang mahal.

12. Pipa Dan Kran Air

pipa dan kran air
Pipa dan Keran Air

Untuk keperluan instalasi air sebuah bangunan sangat membutuhkan pipa dan kran air. Pipa digunakan untuk menyalurkan air misal di kamar, mandi, dapur, wastafe, dan taman.

Pipa dan kran air merupakan satu kesatuan dalam instalasi air sebuah bangunan. Saat ini tersedia berbagai macam pipa dan keran air yang bisa Anda pilih.

13. Kaca

kaca untuk bangunan
Kaca Bening

Rumah sekarang tidak lepas dari yang namanya kaca. Kaca merupakan bahan bangunan yang digunakan untuk kaca atau pintu. Peranan kaca sangat penting dalam sebuah bangunan untuk sistem pencahayaan.

Secara umum kaca terbuat dari campuran pasir dan silica yang mudah pecah. Ada juga jenis kaca yang tahan pecah terhadap benturan namun harganya sangat mahal.

Rumah modern saat ini banyak menggunakan kaca untuk memperoleh pencahayaan alami. Selain itu dengan perkembangan teknologi kaca bisa menjelma menjadi tirai cantik yang menghiasi permukaan bangunan.

14. Kabel

Kabel
Kabel

Material berupa kabel sangat penting dalam sebuah konstruksi bangunan. Kabel digunakan untuk instalasi listrik sebuah bangunan. Tanpa kabel listrik tidak akan terdistribusikan ke seluruh bangunan.

Ketika memilih kabel Anda harus memilih kabel yang berlabel SNI. Penggunaan kabel berstandar SNI akan lebih aman dan tahan lama.

15. Bambu

Bambu
Bambu

Biasanya bambu digunakan untuk tiang penyangga saat konstruksi. Menggunakan bambu lebih hemat daripada menggunakan kayu ketika konstruksi.

Selain itu bambu juga bisa digunakan untuk bahan pelengkap guna untuk mempercantik sebuah bangunan.

Ada juga bangunan yang bahan utamanya menggunakan bambu sebagai bahan utama. Ini dilakukan untuk mendapatkan kesan alami dan klasik ditengah maraknya bangunan modern.

15. Tanah Uruk

Tanah Uruk
Tanah Uruk

Perlu diketahui bahwa tanah uruk memiliki peranan penting guna untuk mengisi pondasi atau tanah yang tidak rata. Untuk tanah yang rata tidak perlu melakukan pengurukan. Tapi untuk tanah rawa, sawah atau tanah berlubang perlu dilakukan pengurukan.

Ketika pondasi siap juga memerlukan tanah uruk untuk mengisinya. Jenis tanah uruk yang bagus adalah tanah merah atau tanah kuning.

Tanah liat sangat bagus untuk urukan tanah berlubang, namun tanah liat tidak bagus untuk urukan pondasi. Pondasi yang diuruk dengan tanah liat maka bangunan mudah retak karena tanah liat tersebut kering dan retak di dalamnya.

Dapat disimpulkan bahwa semua material yang digunakan dalam sebuah bangunan merupakan sebuah kesatuan. Pastikan untuk memilih jenis material bangunan yang berkualitas tinggi agar bangunan bagus dan kokoh.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *