18 Jenis Paku Yang Umum Digunakan Dan Fungsinya

Jenis Jenis Paku

Paku adalah logam keras terbuat dari baja berujung runcing yang digunakan untuk merekatkan dua bahan dengan menembus keduanya. Perlu kamu ketahui ada beberapa jenis paku yang umum digunakan, selengkapnya akan dibahas pada kesempatan ini.

Jenis Jenis Paku
Jenis Jenis Paku

Alat untuk menembuskan paku biasanya memakai palu atau nail gun yang digerakan ke udara kemudian dipukulkan ke paku hingga menembus benda.

Pelekatan paku pada benda terjadi karena adanya gaya gesek pada arah vertikal dan gaya tegangan pada arah literal. Bila ujung paku terlihat biasanya dibengkokan untuk mencegah paku keluar dan membuatnya lebih kuat.

Paku termasuk material bangunan yang penting dalam pengerjaan bangunan. Tanpa adanya paku bangunan tidak akan terselesaikan.

Jenis paku pada bangunan menyesuaikan kebutuhan, karena jenisnya beragam, begitu juga dengan fungsinya.

Untuk menambah pengetahuan kamu mengenai material paku, berikut ini adalah jenis-jenis paku yang umum digunakan :

1. Paku Kayu

Jenis paku kayu
Contoh Paku kayu

Paku kayu adalah jenis paku yang digunakan untuk merekatkan material kayu. Panjang paku kayu bervariasi mulai dari 2 cm dampai dengan 12 cm. Umumnya paku ini digunakan untuk konstruksi bangunan misalnya untuk merekatkan atap, tiang, memasang pintu, dan jendela.

Selain itu paku kayu digunakan untuk membuat furniture rumah seperti meja, kursi, rak, ranjang tidur dan lain sebagainya.

Seperti namanya paku kayu dirancang untuk merekat bahan atau material yang terbuat dari kayu.

2. Paku Beton

Jenis Paku Beton
Ilustrasi Paku Beton

Paku beton adalah jenis paku yang digunakan untuk melubangi beton yang memiliki tekstur kuat dan kokoh. Paku beton ini tentu lebih kuat jika dibandingkan dengan paku kayu, mengingat bahan yang ditembus juga kuat.

Terdapat dua macam paku beton yaitu paku beton putih dan paku beton hitam. Untuk panjang paku beton putih mulai dari 2,5 cm hingga 12,5 cm. Sedangkan untuk paku beton hitam memiliki panjang mulai 3 cm sampai 7 cm.

3. Paku Seng

Paku Seng
Ilustrasi Paku Seng

Paku seng berfungsi untuk menyambungkan lembaran seng, asbes maupun fiber. Bentuknya seperti payung dan batangnya memiliki ulir, ada juga yang batangnya polos.

Karena bentuknya seperti payung paku seng juga sering disebut dengan paku payung.

Panjang paku seng mulai dari 7 cm hingga 10 cm. Berdasarkan jenisnya paku seng dibagi menjadi dua yaitu paku pinus dan paku payung ulir.

Fungsi kepala yang seperti payung ini adalah untuk menahan air agar tidak merembes ke bawah. Sehingga seng, asbes, maupun fiber tidak mengalami kebocoran ketika disambung.

4. Paku Tembok (Panel Pin)

Panel Pin Atau Paku Tembok
Ilustrasi Panel Pin Atau Paku Tembok

Paku tembok atau panel pin bentuk kepalanya menyerupai kerucut terbalik. Fungsinya hampir sama dengan paku beton yaitu melubangi tembok beton yang keras.

Namun paku tembok lebih berfungsi untuk menempelkan benda ke tembok misalnya foto dinding, lukisan, gantungan baju dan lain sebagainya.

Untuk ukuran paku tembok beragam yaitu 1/2 inchi, 1/4 inchi dan 1 inchi.

5. Paku Kawat Baja

Paku Kawat Baja
Paku Kawat Baja

Paku kawat baja adalah jenis paku yang paling umum digunakan masyarakat. Pada kepala paku ini diberi goresan atau grid untuk menahan tekanan ketika proses pemukulan.

Pada leher paku kawat baja dibuat kasar agar daya rekat dan cengkraman paku ini lebih kuat.

Jenis dan ukuran paku kawat baja beragam, berikut ulasannya :

  1. Paku Usuk : 5 inchi, 4 inchi, 3 inchi, 3 3/4 inchi, 2 1/5 inchi.
  2. Paku Reng : 1 1/5 inchi, 1 inchi.
  3. Paku Ternit 3/4 inchi.
  4. Paku Triplek : 3/4 inchi, 1/2 inchi.

6. Paku Bengkirai

Paku Bengkirai
Ilustrasi Paku Bengkirai

Paku Bengkirai adalah jenis paku yang digunakan untuk memaku kayu yang keras seperti jati, merbau, giam, bakau, gelugu, dan bengkirai.

Paku ini terbuat dari campuran besi, baja dan beberapa bahan lain yang bisa membuatnya kuat, kemudian dilapisi dengan galvalis.

Umumnya paku ini digunakan untuk memasang kusen pintu dan jendela yang terbuat dari kayu kuat. Jika atap rumah menggunakan kayu kuat bisanya juga menggunakan paku ini.

Ukuran paku bengkirai beragam yaitu 4 1/4 inchi, 4 inchi, 2 inchi, dan 1 inchi.

7. Paku Duplex

Paku Duplex
Ilustrasi Paku Duplex

Paku Duplex memiliki dua kepala biasa diterapkan pada bangunan yang akan dicor. Ujung paku duplex yang berkepala dua ini dapat menahan ikatan kawat sehingga tidak bergeser. Tentu ini akan memudahkan pengerjaan pengikatan kawat pada paku.

paku duplex terbuat dari baja, kemudian pada batangnya terdapat grid yang bertujuan agar cekraman pada kayu atau beton lebih kuat. Untuk ukuran paku duplek beragam, yaitu 2 inchi, 2 1/2 inchi, 3 inchi, 3 1/2 inchi, dan 4 inchi.

8. Paku Vanner Pin

Paku Vanner Pin
Ilustrasi Paku Vanner Pin

Paku Vanner Pin dibuat khusus untuk diterapkan pada papan yang terbuat dari serbuk kayu atau vanner. Jenis paku ini memiliki batang kecil dan terbuat dari besi yang tidak terlalu kuat.

Hal tersebut dikarenakan bahan yang akan direkatkan juga tidak terlalu keras.

9. Paku Rivet / Keling

Paku Rivet Atau Paku Keling
Ilustrasi Paku Rivet Atau Paku Keling

Paku rivet digunakan untuk menyambung papan olimpic yang jenis kayunya berfenir. Jenis paku ini sering juga disebut dengan paku keling.

Sambungan yang menggunakan paku rivet ini umumnya bersifat permanen dan sulit dilepas. Biasanya sambungan paku rivet diterapkan pada jembatan, bangunan, tangki, kapal dan pesawat terbang.

Paku rivet atau keling terbuat dari baja lunak, baja keras, aluminium dan tembaga. Ukurannya paku rivet ini 2 inchi, dan 1 3/4 inchi.

10. Paku Cut Tack

Paku Cut Tack
Ilustrasi Paku Cut Tack

Paku cut tack memiliki kepala agak lebar serta bagian yang runcing lebih panjang. Jenis paku ini banyak diterapkan pada jok kursi dan memiliki ukuran 1/2 inchi.

11. Paku Wailboard

Paku Wailboard
Ilustrasi Paku Wailboard

Paku wailboard ini bentuknya hampir menyerupai paku kawat baja namun pada bagian kepalanya agak lebar. Jenis paku wailboard ini memiliki diameter 1.4 mm dan memiliki ukuran 1/2 inchi, 3/4 inchi, dan 1 inchi.

12. Paku Ecucheon Pin

Paku Ecucheon Pin
Ilustrasi Paku Ecucheon Pin

Paku ecucheon pin memiliki kepala bulat berukuran kecil yang tidak memiliki grid pada lehernya. Jenis paku ini umumnya diterapkan pada list ternet atau plafon rumah. Untuk ukurannya sebesar 1/2 inchi.

13. Paku Clout Head

Paku Clout Head
Ilustrasi Paku Clout Head

Paku clut head memiliki kepala yang tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan jenis paku lainnya. Biasanya paku ini umumnya diterapkan pada sambungan kayu yang dimanfaatkan sebagai dowel sambungan.

Paku clout head memiliki diameter 3,7 mm dan memiliki ukuran sebesar 1/2 inchi dan 1 inchi.

14. Paku Fibio Cemment

Paku Fibio Cemment
Ilustrasi Paku Fibio Cemment

Paku fibio cemment terbuat dari besi yang dicampur dengan galvalis dan pada bagian ujungnya yang tidak lancip. Jenis paku ini umumnya diterapkan pada plastik dan kayu yang berfenir lunak.

Untuk ukuran paku fibio cemment adalah 1 inchi dan 2 inchi.

15. Paku Upholstery

Paku Upholstery
Ilustrasi Paku Upholstery

Paku upholstery memiliki kepala bulat dan batang pendek. Jenis paku ini biasa diterapkan pada jok dan memiliki ukuran 1/2 inchi.

16. Paku Cacing

Paku Cacing
Ilustrasi Paku Cacing

Paku ini dinamakan paku cacing karena bentuknya seperti cacitng. Paku cacing terbuat dari plat seng yang biasa diterapkan pada papan yang akan disambung dengan sistem laminating.

Paku cacing hanya memiliki 3 ukuran yaitu 9 mm, 12 1/2 mm, dan 15 mm.

17. Paku Jamur

Paku Jamur
Ilustrasi Paku Jamur

Paku jamur ini sebenarnya sama dengan paku payung. Hanya saja paku jamur identik dengan ukuran yang kecil.

18. Paku Pin

Paku Pin
Ilustrasi Paku Pin

Paku pin adalah paku kecil yang memiliki kepala terbuat dari plastik dengan beragam warna. Biasanya paku pin digunakan untuk menempel kertas atau informasi pada sofboard.

Demikianlah pembahasan jenis-jenis paku yang sering digunakan dalam kehidupan masyarakat.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *