15 Cara Agar Rumah Tidak Banyak Nyamuk

Agar Rumah Tidak Banyak Nyamuk

Nyamuk adalah salah satu hewan pembawa penyakit berbahaya yang dapat mengancam jiwa anggota keluarga. Dalam kehidupan sehari-hari nyamuk dapat ditemukan di seluruh dunia, namun di negara yang beriklim tropis seperti Indonesia, ternyata nyamuk dapat bertahan hidup lebih lama. Tentu ini menjadi masalah tersendiri bagi kita yang hidup di iklim tropis. Agar rumah tidak banyak nyamuk perlu usaha untuk mengusir dan membunuh nyamuk yang berkeliaran di sekitar kita.

Agar Rumah Tidak Banyak Nyamuk
Agar Rumah Tidak Banyak Nyamuk

Yang harus diwaspadai adalah nyamuk bisa menyebabkan penyakit yang berbahaya, seperti demam berdarah dan juga malaria. Nyamuk bisa menyerang manusia pada segala usia, inilah yang membuat para ibu sering khawatir terhadap sang buat hati. Pasalnya anak kecil merupakan sosok yang paling rentan terimbas penyakit berbahaya tersebut. Selain itu, gigitan nyamuk dapat membuat si kecil merasa tidak nyaman dan akhirnya menjadi ruam yang membekas pada kuli

Dalam mengatasi nyamuk kamu tidak perlu harus menutup pintu atau jendela sepanjang waktu hanya untuk menghindari gigitan nyamuk. terdapat banyak cara untuk mengusir bahkan membunuh nyamuk di sekitar rumah. Pada kesempatan ini kami telah menyiapkan beberapa langkah sederhana untuk mengatasi masalah rumah banyak nyamuk.

Berikut adalah 15 cara agar rumah tidak banyak nyamuk :

1. Memasang Layar Serangga Pada Ventilasi Pintu dan Jendela

Langkah yang bisa kamu lakukan agar rumah tidak banyak nyamuk kamu harus berusaha mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah. Meskipun hampir tidak mungkin untuk sepenuhnya menghilangkan nyamuk di rumah dan sekitar rumah, namun penting bagi kamu untuk selalu berusaha memastikan bahwa semua jenis nyamuk berbahaya ini tetap berada di luar rumah sepanjang waktu, tidak masuk ke dalam rumah.

Untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah kamu bisa memasang layar serangga pada ventilasi jendela dan pintu. Layar serangga tidak hanya mencegah nyamuk saja, melainkan dapat mencegah serangga lainnya masuk ke dalam rumah.

Meskipun kamu menutup ventilasi dengan layar serangga, namun kamu juga harus tetap menjaga sirkulasi udara yang masuk ke dalam rumah tetap lancar. Oleh sebab itu kamu harus membuka pintu dan jendela pada siang hari kemudian menutupnya pada sore hari.

Pada dasarnya layar serangga yang dipasang pada ventilasi tetap mampu menjadi jalan keluar masuknya udara karena memiliki celah udara. Jadi kamu tidak perlu begitu cemas terhadap sirkulasi udara rumahmu.

2. Menutup Atau Menghilangkan Genangan Air di Sekitar Rumah

Air yang menggenang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk karena genangan air menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Genangan air oleh nyamuk dijadikan tempat untuk bertelur kemudian menetaskan telurnya langsung di genangan air tersebut.

Perlu kamu ketahui nyamuk betina dewasa mampu berkembang biak dalam jumlah besar yaitu sekitar 100-400 telur, kemudian menetas hanya dalam waktu 48 jam. Setelah menetas telur nyamuk berubah menjadi larva atau jentik nyamuk yang kemudian akhirnya berubah menjadi nyamuk dewasa. Perubahan pada tahap larva tergantung pada suhu air.

Untuk mencegah nyamuk berkembang biak di sekitar rumahmu maka kamu harus menghilangkan genangan air terlebih saat musim hujan. Lihatlah ke sekeliling di properti atau rumah kamu, kemudian cobalah untuk menghilangkan benda apa pun yang dapat menjadi sumber genangan air.

Biasanya yang bisa membuat genangan air di sekitar rumah kamu diantaranya ember, kaleng, ban bekas, vas bunga, botol, plastik dan lain sebagainya. Pastikan untuk membuang benda-benda tersebut agar tidak menjadi genangan air.

3. Memastikan Air Kolam Terus Bergerak

Kamus tahu kalau nyamuk bertelur di dalam air yang tenang, jadi ketika terdapat kolam di rumah, kamu harus memastikan keadaan air pada kolam tersebut tetap mengalir atau bergerak. Jika kolam tersebut tidak bergerak bisa menjadi sarang bertelur nyamuk.

Untuk membuat air dalam kolam tetap bergerak bisa menggunakan aerator. Instalasi air mengalir pada kolam seperti fitur air mancur atau aerator air akan membatasi peluang nyamuk untuk bertelur di air kolam tersebut. Pada dasarnya larva hanya dapat bertahan hidup di air yang tenang dan tidak bergerak.

Selain itu, jangan lupa untuk menjaga kolam kamu agar tetap rapi dan bersih dari tumbuhan dan tanaman liar yang biasanya tumbuh di sekitar tepi kolam.

Jika kolam tersebut didesain untuk ikan maka pastikan untuk memelihara ikan pada kolam tersebut. Ikan dapat memakan telur maupun jentik nyamuk yang berada pada kolam. Dengan begitu nyamuk tidak akan berkembang biak.

4. Menghapus Semua Tempat Istirahat Nyamuk

Sebagian besar jenis nyamuk berbahaya yang lebih aktif pada malam hari dibandingkan pada siang hari. Pada siang hari nyamuk lebih suka berlabuh dan beristirahat di banyak tempat yang gelap, lembab, tenang yang tidak terganggu oleh manusia.

Oleh sebab itu penting bagi kamu untuk mengurangi bahkan membasmi nyamuk di sekitar rumah dengan cara menghapus semua tempat istirahat mereka baik di dalam maupun di luar rumah. Agar rumah terbebas dari nyamuk maka kamu harus menghapus tempat-tempat istirahat mereka.

Meskipun tempat peristirahatan nyamuk bisa berbeda-beda antara satu jenis dengan jenis nyamuk lainnya, namun ada beberapa karakteristik umum tempat yang dipilih nyamuk untuk beristirahat.

Jika di luar rumah biasanya nyamuk suka beristirahat di rumput tinggi dan semak belukar yang redup dari sinar matahari. Agar nyamuk tidak bersarang di luar rumah maka kamu bisa pangkas rumput tinggi dan semak belukar di sekitar halaman rumah secara teratur. Selain itu hindari adanya semak-semak dari pondasi rumah untuk membuat halaman bersih dan kurang menarik untuk menjadi tempat peristirahatan nyamuk.

Sedangkan untuk di dalam rumah biasanya nyamuk bersarang di bawah furniture, pada peralatan dapur yang menggantung, pada pakaian bekas pakai di kamar mandi, pada ruang atau kamar yang kosong, dan pada sudut rumah yang gelap. Umumnya yang suka bersarang dan betah dalam rumah adalah jenis nyamuk Aedes Aegypti yang merupakan salah satu jenis nyamuk berbahaya penyebab malaria.

Yang menjadi perhatian adalah jenis nyamuk Aedes Aegypti sangat suka beristirahat pada pakaian bekas pakai yang digantung di pintu kamar tidur atau kamar mandi. Penyebabnya adalah karena pada pakaian bekas pakai terdapat beberapa zat yang dapat menarik nyamuk datang dan bersarang, seperti asam amino, panas tubuh, dan bau keringat manusia.

5. Memastikan Selokan Anda Tetap Bersih

Agar rumah tidak banyak nyamuk pastikan untuk selalu menjaga selokan di sekitar rumah tetap bersih dan bebas dari puing-puing sepanjang waktu. Biasanya dedaunan dan puing-puing lainnya berpotensi menyumbat saluran air sehingga bisa menjadi tempat yang sempurna untuk nyamuk berkembang biak. Menjaga kebersihan selokan merupakan bagian dari perawatan rumah, jadi hal tersebut harus rutin kamu lakukan.

6. Menanam Tumbuhan Yang Tidak Disukai Nyamuk

Agar Rumah Tidak Banyak Nyamuk

Membuat taman dan kebun di sekitar rumah akan membuat rumah semakin indah. Meskipun taman tersebut kecil misalnya saja taman minimalis tetap akan membuat rumah indah dan hijau. Taman atau kebun yang dibuat bisa ditanami dengan tumbuhan yang tidak disukai nyamuk.

Selain akan menambah keindahan di kebun atau taman rumah, menanam beberapa tumbuhan yang tidak disukai nyamuk adalah cara termudah dan termurah untuk mengurangi kemungkinan rumah banyak nyamuk secara alami.

Terdapat banyak jenis tanaman dengan aroma yang sangat kuat yang tidak disukai nyamuk atau serangga. Tumbuhan ini seringkali dimanfaatkan sebagai pengusir nyamuk alami yang ampuh. Berikut adalah 8 tumbuhan yang tidak disukai nyamuk yang dapat ditanam di kebun Anda:

  1. Serai
  2. Lavender
  3. Rosemary
  4. Catnip
  5. Salep lemon
  6. Geranium
  7. Kemangi
  8. Daun mint

Jadi cara alami agar rumah tidak banyak nyamuk kamu bisa menanam tumbuhan yang tidak disukai nyamuk.

7. Menjaga Suhu Di Dalam Ruangan Tetap Sejuk

Perlu kamu ketahui bahwa nyamuk adalah penerbang yang lemah, jadi dengan menyalakan kipas angin atau menyalakan pendingin udara (AC) sepanjang malam ketika kamu tidur dipercaya dapat mengurangi nyamuk untuk terbang ke arah kamu.

Menjaga temperatur atau suhu tetap sejuk dalam rumah menjadi faktor penting yang menentukan kebiasaan makan nyamuk. Oleh sebab itu menerapkan ide untuk menjaga suhu di dalam ruangan tetap sejuk adalah trik sederhana untuk membuat nyamuk pergi dari rumah.

8. Bersihkan Tumpukan Baju Kotor

Agar Rumah Tidak Banyak Nyamuk

Nyamuk sangat menyukai bau badan dari manusia, jadi jangan heran bila kamu sering melihat banyak nyamuk pada tumpukan baju kotor di rumah. Baju kotor bekas pakai yang tergantung atau menumpuk mengandung aroma keringat manusia yang sangat disukai nyamuk.

Agar tumpukan baju kotor tidak menjadi tempat mendekam yang nyaman bagi nyamuk, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan rumah agar tidak menimbulkan bau yang disukai nyamuk. salah satu cara agar rumah tidak banyak nyamuk adalah dengan membersihkan tumpukan baju kotor.

9. Gunakan Alat Elektronik Pembasmi Nyamuk

Agar Rumah Tidak Banyak Nyamuk

Untuk mengusir dan membasmi nyamuk dari rumah kamu bisa menggunakan perangkat elektronik pembasmi nyamuk. Selain aman bagi kesehatan, alat elektronik juga sangat cocok untuk kamu yang tidak menyukai aroma yang terlalu menyengat. Terdapat dua pilihan alat yang bisa kamu gunakan, yaitu raket nyamuk dan lampu UV.

Untuk raket nyamuk cara penggunaannya juga praktis dan mudah, Anda cukup menyalakan dan mengibaskan raket ke arah nyamuk.

Sedangkan untuk lampu UV, caranya cukup tancapkan kabel ke stop kontak kemudian lampu akan menyala untuk memancing nyamuk yang terbang ke area sekitar lampu. Kedua jenis alat ini akan mengeluarkan sengatan listrik yang dapat mematikan nyamuk.

10. Hindari Cat Berwarna Gelap dan Lampu Redup

Nyamuk memiliki kebiasaan mengunjungi area yang gelap dan biasanya mereka betah di tempat yang gelap. Untuk menjadikan ruangan terang hindari menggunakan cat warna gelap dan lampu terlalu redup. Gunakan cat warna terang dan lampu yang terang untuk membuat ruangan terasa terang dan lapang. Dari berbagai sumber terdapat 3 warna yang dipercayai tidak begitu disukai oleh nyamuk, yaitu putih, hijau, dan kuning kecokelatan.

Baca : 34 Model Teras Rumah Minimalis Trandi Masa Kini

11. Nyalakan Kipas Angin

Kipas angin dapat menghasilkan angin yang membuat nyamuk kesulitan untuk terbang mengitari ruangan. Seperti penjelasan sebelumnya bahwa nyamuk merupakan penerbang lemah tidak tahan terhadap angin. Meskipun tidak begitu efektif, tetapi menghidupkan kipas angin dapat kamu gunakan untuk mencegah nyamuk hinggap di kulit Anda.

12. Bersihkan Penampungan Air Setidaknya Seminggu Sekali

Agar Rumah Tidak Banyak Nyamuk

Air merupakan tempat berkembang biak nyamuk, oleh sebab itu kamu harus menjaga kebersihan penampungan air. Setidaknya kamu harus menguras dan mengganti tempat penampungan air seminggu sekali. Dengan begitu tempat penampungan air tidak akan menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

13. Gunakan Obat Nyamuk

Untuk mengusir nyamuk yang membandel kamu bisa menggunakan obat nyamuk. Terdapat beberapa pilihan obat nyamuk diantaranya obat nyamuk bakar, semprot dan elektronik. Obat nyamuk efektif dalam mengusir nyamuk dari rumah. Memang penggunaan obat nyamuk bisa menimbulkan bau dan asap tetapi hal tersebut sebanding dengan hasilnya, yaitu nyamuk pergi dari rumah kamu.

14. Fogging Nyamuk

Agar Rumah Tidak Banyak Nyamuk

Untuk skala besar dalam mengusir nyamuk bisa menggunakan fogging nyamuk. Fogging nyamuk adalah tindakan pengasapan dengan bahan pestisida dengan tujuan membunuh nyamuk dalam jangkauan yang luas. Petisida yang digunakan untuk fogging jumlahnya kecil namun cukup efektif dalam membunuh nyamuk. Asap fogging jika dihirup manusia dalam jumlah kecil tidak mengganggu kesehatan, namun jika asap fogging dihirup dalam jumlah besar maka bisa menimbulkan masalah kesehatan.

15. Selalu Jaga Kebersihan Lingkungan Rumah

Kunci utama agar rumah tidak banyak nyamuk adalah dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah. Rumah yang bersih akan membuat nyamuk pergi karena tidak ada tempat bagi nyamuk pada rumah yang bersih. Kamu harus rajin menjaga kebersihan rumah sepanjang waktu. Selain terbebas dari nyamuk, rumah yang bersih juga akan membuat penghuninya sehat dan nyaman. Jadi seharusnya kamu selalu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan rumah.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *